BPPT Teken Kerjasama dengan BNPB, Hadirkan Teknologi untuk Penanggulangan Bencana Nasional

Berita berikut di kutip dari salah satu Berita di website resmi BPPT

Penanggulangan bencana di negeri tercinta Indonesia, tak pelak, juga membutuhkan dukungan teknologi. Hal ini khususnya terkait teknologi untuk deteksi dini bencana (early warning system), mitigasi bencana, serta penanggulangannya.

Terkait hal itu, BPPT lakukan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), di Yogyakarta, (23/2).

Inovasi Material Baterai

Peran baterai menjadi begitu penting mengingat aktivitas manusia yang semakin mobile sehingga tidak memungkinkan untuk selalu berada di dekat sumber listrik. Oleh karena itu, banyak penelitian baterai berfokus pada bidang teknologi material untuk meningkatkan daya tahan, densitas energi, kecepatan pengisian ulang (fast charging), dan mengurangi bobot.

Kerjasama Energi Baru terbarukan Indonesia (BPPT) dan Perancis (INES)

Berita ini repost dari lintasparlemen.com

Indonesia berada di lingkar khatulistiwa, memiliki potensi besar untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan tak terbatas, yaitu energi surya yang setara dengan 4 kilo-Watt hour (kWh), guna mengatasi kenaikan kebutuhan listrik nasional Indonesia.

Salah satu Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, yakni Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berupaya mengembangkan teknologi sel surya berbasis teknologi silikon melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan penguatan industri dalam negeri.

Mata Serangga Tiruan untuk Meningkatkan Performa Sel Surya

Salah satu topik riset menarik di bidang sel surya adalah pembuatan lapisan anti-refleksi pada permukaan divais sel surya agar sinar cahaya yang masuk dapat semaksimal mungkin terserap dalam divais sel surya. Baru-baru ini website phys.org tertanggal 23 Juli 2015 menurunkan artikel menarik tentang lapisan anti-refleksi yang meniru mata serangga “moth”.  Mata serangga tiruan tersebut dibuat dari blok kopolimer yang memiliki struktur dalam kisaran 20 nanometer.

More Articles ...

Page 1 of 2